Kisah Pilu Zainudin Mengendus Dugaan Penghianatan Istrinya Gamaria Bersama Rahdi 

Berita, Daerah, Hukum, Ternate347 Dilihat

Ternate- Kisah cinta yang diikat janji suci seringkali harus kandas bukan karena takdir, melainkan karena pengkhianatan yang perlahan terkuak. Hal inilah yang dirasakan oleh Zainudin, seorang suami yang kini harus menerima kenyataan pahit setelah biduk rumah tangganya diterpa badai perselingkuhan.

​Zainudin menceritakan, perubaham perilaku istrinya, Gamaria Hanafi, tidak terjadi secara tiba-tiba. Ia mengakui ada serangkaian keanehan kecil yang awalnya ia anggap sebagai tekanan pekerjaan atau masalah pribadi biasa. Namun, kini ia menyadari bahwa semua itu adalah sinyal merah sebelum terungkapnya hubungan gelap Gamaria dengan seorang pria bernama Rahdi Anwar.

Menurut Zainudin, periode terkuaknya dugaan perselingkuhan ditandai dengan perubahan sikap yang signifikan pada cara komunikasi Gamaria sata berada di rumah. Perilaku Gamaria Hanafi ini berubah drastis dan membangkang, saat sekembalinya dari Kompetisi Sains Madrasah (KSM) di Kendari pada September tahun 2023.

“Perubahan ini dilihat dari, ketika saya mengajak istri untuk shalat berjamaah bersama anak-anak, namun Dia selalu menolak dengan alasan yang tidak jelas. Padahal shalat berjamaah bersama itu pahalanya lebih besar dibanding shalat sendiri kata Zainudin pada istrinya, namun istrinya Gamaria menyela dengan kata “itu urusan masing-masing,” ujar Zainudin

Berkali-kali saya mengajak untuk shalat berjamaah tapi Gamaria selalu menolak dan selalu shalat sendiri, dan saya shalat bersama anak-anak.

“Padahal sebelumnya Dia tidak pernah seperti itu. Perilaku itu sama sekali tidak menimbulkan rasa curiga sedikitpun dari saya sebagai Suami, karena sangat percaya pada istri saya dan menganggap istri saya sangat faham akan nilai-nilai dalam pergaulan. Dengan kepercayaan itu saya tidak pernah berperilaku kasar baik secara verbal apalagi secara fisik atau (KDRT),”ungkap Zainuddin

Dan sejak September 2023 sampai dimutasi pada Februari 2024, Zainudin sama sekali belum mengetahui hubungan istrinya dengan Rahdi Anwar. Namun pada September 2023 Organisasi Wanita Muslimat Provinsi Maluku Utara melaksanakan lomba Qasidah Rebana antara Majelis Taklim se Provinsi Maluku Utara. Gamaria Hanafi tergabung dalam MT Kelurahan Akehuda dan juga sebagai pembawa lagu.

“Suatu pagi (sekitar pukul 08.00) Gamaria sudah menuju arena lomba (gedung Duafa Center), siangnya saya menghubungi istri saya lewat pesan whatsapp menanyakan apakah Belum selesai kegiatannya? Gamaria pun menjawab, kegiatan Belum selesai. WA yang sama saya dilakukan pada sore hari, malam hari (ba’da Isya), dan tengah malam sekitar pukul 00.00 (jam 12 malam) dengan jawaban yang sama, belum selesai,” kata Zainudin

Zainudin pun tertidur pulas karena tidak merasa curiga sedikitpun pada istrinya. Tiba-tiba terdengan pintu kamar terbuka, Zainudin terbangun lalu melihat jam dinding tepat pukul 03.00 (dini hari). Astagafirullahalazim, baru pulang? Saya, sahut istrinya. Zainudin terdiam dan dalam hatinnya hanya beristigfar tidak ada nada tinggi bahkan kasar yang keluar dari mulut Zainudin.

Kejadian ini diceritakan Zainudin kepada Roslina Mahdi (istri Rahdi Anwar) lewat sambungan tlp beberapa bulan lalu, Roslina beristigfar lalu melanjutkan perbincangan, kami juga menyaksikan acara malam itu (Rahdi, istri, dan anak-anak mereka) tpi sekitar pukul 23 Rahdi sudah mengantar pulang istri dan anak-anaknya lalu Rahdi balik lagi ke arena lomba.

Belakangan kuat dugaan, bahwa saat itu Gamaria Hanafi bersama Rahdi Anwar sehingga pulangnya sampai larut malam (pukul 03.00).
Sepandai-pandai bangkai ditutupi, baunya tetap tercium juga.

Desember 2023, kejadian lain yang diceritakan Roslina kepada Zainudin. Saat itu Rahdi sedang bertugas ke Kabupaten Kepulauan Sula, malam itu cuaca buruk (terjadi hujan lebat dan angin kencang). Mengetahui suaminya sudah berangkat tiba-tiba di Roslina, melihat postingan status WA Gamaria dengan kalimat :”Ujang basar deng angina rebut ni kong balayar tu? Hati-hati ya sayang semoga tiba ditempat tujuan dengan selamat.

“Membaca postingan status itu, Roslina naik pitam lalu mencelanya dengan kata-kata parampuan gatal, makian, tidak tau malu, tidak tau diri, tunggu ngoni e (tunggu klian),” ucap Roslina kepada Zainudin.

Dugaan perselingkuhan Gamaria dan Rahdi ini berlanjut ketika mereka melakukan pertemuan di depan Toko MR DIY di kelurahan Kayu Merah, Kecamatan Ternate Selatan pada malam hari, Dimna Rahdi memberikan paket bingkisan kepada Gamaria.

Zainudin menilai bahwa perilaku perselingkuhan mereka berdua sengaja dilakulan untuk menghancurkan keluarga mereka sendiri, dan itu terbukti saat ini.

Dan berlanjut pada Februari 2024, kedua ASN Kemenag Provinsi ini dimutasikan oleh Kepala Kantor Kementrian Agama Provinsi Maluku Utara, Amar Mahaf. Gamaria Hanafi diberhentikan dari Kepala MAS Alkhairaat Kalumpang Ternate dan dimutasikan ke MAS Darul Ulum Sasa dan Rahdi Anwar diberhentikan dari salah satu Kepala Seksi Kanwil Kemenag dan dimutasikan ke Kemenag Halteng.

Setelah dimutasi, nyatanya tidak membuat keduanya berhenti menjalani hubungan terlarang, bahkan keduanya memiliki ponsel special atau ponsel khusus untuk komunikasi mereka berdua.

“Memang licik dan sungguh nekad kedua ASN ini, tidak berfikir akan resiko yang mengancam. Sampai sekarang keluarga dua ASN di atas tidak harmonis lagi,” geram Zainudin.

Untuk itu Zainudin meminta dengan hormat kepada Kepala Kemenag Provinsi Maluku Utara dan bapak Menteri Agama RI agar segera mengambil langkah tegas kepada ke dua ASN di atas untuk memberhentikan mereka dengan cara tidak hormat dari ASN sebagai langkah pembelajaran bagi ASN lainnya agar tidak berprilaku keji seperti itu, karena dua ASN di atas telah berkali-kali mencoreng dan menodai citra Kemenag Maluku Utara khususnya dan Kemenag RI pada umumnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *