Tidur Beralas Terpal, Ratusan Pengungsi di Batang Dua Ternate Alami Nyeri Otot

Berita, Daerah, Ternate163 Dilihat

TERNATE – Kondisi kesehatan warga di tenda pengungsian Kecamatan Pulau Batang Dua, Kota Ternate, Maluku Utara, mulai menurun. Tim kesehatan dari Puskesmas setempat melaporkan bahwa mayoritas warga kini mulai terserang penyakit myalgia atau nyeri otot.

​Pemeriksaan kesehatan rutin terus dilakukan oleh petugas Puskesmas Mayau untuk memantau kondisi warga. Langkah ini diambil menyusul banyaknya keluhan masyarakat yang tinggal di pengungsian pasca gempa bumi bermagnitudo 7,6 yang mengguncang wilayah tersebut pada Kamis (2/4) lalu.

​Berdasarkan pantauan di lapangan, warga di Kelurahan Mayau terlihat mengantre untuk mendapatkan layanan kesehatan. Data dari Puskesmas Mayau menunjukkan terdapat sekitar 300 warga yang melaporkan keluhan kesehatan.

​Kepala Puskesmas Mayau, Yulianus Belian Ali, mengungkapkan bahwa myalgia menjadi penyakit yang paling banyak ditemukan. Hal ini diduga kuat karena kondisi tempat tidur pengungsi yang kurang memadai.​

“Rata-rata warga mengalami nyeri otot karena selama di tenda pengungsian mereka hanya tidur beralaskan terpal atau tikar seadanya,” ujar Yulianus.

​Selain myalgia, petugas medis juga menemukan sejumlah penyakit lainnya yang mulai menjangkiti pengungsi, di antaranya, Influenza (Flu)​, Diare dan ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut)

​Meski demikian, Yulianus memastikan bahwa seluruh warga yang mengeluh sakit telah mendapatkan penanganan medis secara intensif dan pemberian obat-obatan, sehingga kondisi mereka dapat segera tertangani.

​Hingga hari ke-11 pasca gempa, ribuan warga yang tersebar di enam kelurahan di Kecamatan Pulau Batang Dua masih memilih bertahan di lokasi pengungsian. Kekhawatiran warga didasari oleh aktivitas gempa susulan yang masih terus terjadi hingga saat ini.

​Pihak Puskesmas berkomitmen akan terus menyiagakan personel guna memastikan kondisi kesehatan masyarakat tetap terkontrol selama masa tanggap darurat berlangsung. (Red)

Related Posts

Don't Miss

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *